
hujan merajam setelah mega berubah buram
rintiknya menggeram hingga tanah lembab dan lebam
semua yang terlihat kini tersamar mendung
segala yang terpendam kini hadir dihadapan mata hati
siluetmu dalam kanvas langit bulan Oktober
Kemana angin meniup layar.Aku tak perduli perahu mengarah.Wajah mentari kujumpa, bawa aku semakin jauh. Bagaimana aku pulang? Jejak telah hilang dalam lipatan ombak. Aku buta ketika alam menolak difahami.
|
|